Skip to main content

Studi Kelayakan Bisnis : Materi Aspek Ekonomi Sosial

Studi Kelayakan Bisnis : Materi Pasar dan Pemasaran

Definisi Pasar

Pasar adalah orang-orang dan lembaga-lembaga yang mempunyai keinginan dan kemampuan untuk membeli barang atau jasa tertentu. (Churchill, Jr and peter, 1995), Sementara itu Solomon and stuart, 1997 memberikan definisi pasar adalah semua pelanggan dan pelanggan potensial yang mempunyai kebutuhan umum yang sama yang dapat dipenuhi dengan suatu produk yang spesifik.

Penggolongan Pasar
Dalam praktiknya pasar dapat digolongkan ke dalam  beberapa kelompok. (Kotler dan Amstrong, 2006) ;
  1. Pasar Konsumen: terdiri atas individu-individu dan rumah tangga yang membeli barang dan jasa untuk konsumen pribadi.
  2. Pasar Bisnis: membeli barang dan jasa untuk pengolahan lebih lanjut untuk digunakan dalam proses produksi.
  3. Pasar penjual: membeli barang dan jasa untuk dijual kembali guna memperoleh laba
  4. Pasar pemerintah: terdiri atas lembaga-lembaga pemerintahan yang membeli barang dan jasa untuk menghasilkan pelayanan publik.
  5. Pasar internasional: mencakup pembeli-pembeli di negara-negara lain, termasuk konsumen, produsen, penjual dan pemerintah.

Definisi Pemasaran

Pemasaran adalah fungsi organisasi dan serangkaian proses untuk menciptakan, mengkomunikasikan dan memberikan nilai kepada pelanggan untuk mengelola hubungan pelanggan dengan cara yang menguntungkan organisasi dan pihak-pihak yang berkepentingan terhadap organisasi. Kotler dan Keller;  mengemukakan inti dari pemasaran adalah memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen. Sasaran dari bisnis adalah mengantarkan nilai pelanggan untuk menghasilkan laba. Sedangkan manajemen pemasaran dapat diartikan sebagai seni dan ilmu memilih pasar sasaran, dan mendapatkan, mempertahankan, dan menumbuhkan pelanggan melalui penciptaan, penyampaian, dan pengomunikasian nilai pelanggan superior.

Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar adalah proses membagi pasar total untuk produk tertentu atau kategori produk ke dalam segmen-segmen atau kelompok-kelompok yang relatif. (ferrel dan Hartline, 2008). Sedangkan menurut Berrigan and Finkbeiner (1992) segmentasi pasar adalah pembagian pasar ke dalam kelompok-kelompok atau segmen-segmen pelanggan dengan kebutuhan serupa.

Faktor-faktor yang digunakan untuk mensegmentasikan pasar, khususnya pasar konsumen adalah :
  • Faktor demografis geografis, seperti: Populasi (lokasi, kepadatan), jaringan transportasi (transportasi masal, kendaraan pribadi, jalan kaki), biaya hidup (rendah, sedang, tinggi), iklim dll.
  • Faktor demografis pribadi, seperti: Umur, jenis kelamin, penghasilan, pekerjaan, agama, status perkawinan, pendidikan, dll.
  • Faktor psikografis dan keperilakuan, seperti: Kepribadian, sikap, persepsi, loyalitas merek, pengalaman menggunakan produk kelas sosial, dll.

Persyaratan Melakukan segmentasi
  1. Dapat diukur (measurability), yaitu tingkat informasi yang ada mengenai sifat-sifat pembeli, sejauh mana sifat-sifat tersebut dapat diukur.
  2. Dapat dimasuki (accessbility), yaitu tingkat dimana perusahaan itu secara efektif memusatkan usaha pemasaranya pada segmen pasar yang telah dipilihnya, atau seberapa jauh segmen pasar itu dapat dijangkau dan dilayani.
  3. Cukup besar (substantiality), yaitu suatu tingkat dimana segmen pasar itu cukup luas atau cukup besar dan cukup menguntungkan untuk dilakukan kegiatan pemasaran tersendiri.
  4. Dapat dibedakan (differentiability), yaitu suatu tingkat sejauh mana segmen pasar itu secara konseptual memang sangat berbeda dan memberikan respon yang berbeda pada bauran pemasaran yang berbeda.
  5. Dapat ditindaklanjuti (actionability), yaitu suatu tingkat dimana program-program yang efektif dapat dirumuskan untuk menarik dan melayani segmen-segmen tersebut.

Srategi Pemasaran

Strategi Penetapan Harga
Harga : adalah sejumlah uang yang dikeluarkan dalam pertukaran untuk mendapatkan barang atau jasa. Dengan kata lain, harga itu merupakan apa yang dibayarkan konsumen untuk mendapatkan sesuatu. Beberapa istilah harga yang sering kita jumpaidiantaranya adalah bea, tarif, fiskal, upah, gaji, retribusi, sewa, komisi, iuran, royalti, dll.

Faktor yang mempengaruhi tingkat harga
  1. Kondisi Perekonomian
  2. Penawaran dan permintaan
  3. Elastisitas permintaan
  4. Persaingan
  5. Biaya
  6. Tujuan perusahaan
  7. Pengawasan pemerintah

Tujuan Penetapan Harga
  1. Meningkatkan penjualan
  2. Mempertahankan dan meningkatkan pangsa pasar
  3. Menstabilkan harga
  4. Mencapai target pengembalian investasi
  5. Mencapai laba maksimum

Strategi Daur Hidup Produk
Daur Hidup Produk adalah: sebuah metafora atau kiasan biologis yang menelusuri tahap-tahap penerimaan sebuah produk sejak perkenalannya sampai penurunannya. Daur hidup produk adalah sebuah konsep yang menjelaskan bagaimana produk-produk mengalami empat tahap berbeda dari lahir sampai mati; perkenalan, pertumbuhan, kedewasaan, dan penurunan.

Strategi yang digunakan dalam tahap perkenalan adalah;
  • Strategi profil tinggi
  • Strategi penetrasi mendahului
  • Strategi penetrasi selektif
  • Strategi profil rendah

Beberapa tanda yang terjadi pada tahap pertumbuhan;
  • Adanya pesaing-pesaing baru yang mulai memasuki pasar
  • Perusahaan mulai melakukan perbaikan-perbaikan terhadap produknya ataupun menambah kelengkapan segi produk yang ada.
  • Harga produk cenderung tetap, tidak berubah.
  • Kegiatan promosi terutama periklananan dapat dikurangi.
  • Penjualan segera meningkat. 

Penggolongan strategi, dalam tahap kedewasaan;
  • Modifikasi pasar (mencari pembeli dan segmen baru, menaikkan penggunaan, memperbaiki kembali posisi merek)
  • Modifikasi produk (perbaikan kualitas, perbaikan fitur, perbaikan corak) 
  • Modifikasi bauran pemasaran (menurunkan harga untuk menarik segmen-segmen baru, mengadakan periklanan yang lebih menarik, mengalihkan jalur distribusi ke jalur yang lebih menguntungkan)

Panjang atau lama tahap kemunduran ditentukan oleh beberapa faktor:
  • Perubahan dalam selera konsumen
  • Perubahan kegiatan pesaing
  • Kebijakan meninggalkan produk oleh perusahaan

Strategi Alokasi dan Distribusi
Saluran Pemasaran adalah sejumlah organisasi independen yang memudahkan transfer kepemilikan seperti produk berpindah dari produsen ke pemakai bisnis atau konsumen. Sebuah sistem institusi pemasaran yang terorganisasi yang dilalui oleh produk, sumber, informasi, dana, dan/atau arus kepemilikan produk dari titik produksi ke pemakai akhir. Sedangkan manajemen Saluran merupakan pengadministrasian saluran-saluran yang ada untuk menjamin kerja sama para anggota saluran dalam mencapai tujuan distribusi perusahaan.
Keuntungan menggunakan perantara:
  • Mengurangi tugas produsen
  • Kegiatan distribusi akan cukup baik bila perantara berpengalaman
  • Perantara dapat membantu menyediakan peralatan dan jasa reparasi yang dibutuhkan untuk beberapa jenis produk tertentu
  • Perantara dapat membantu di bidang pengangkutan dengan menyediakan alat transportasi
  • Perantara dapat membantu di bidang penyimpanan 
  • Perantara dapat membantu di bidang keuangan dengan melakukan penjualan secara kredit kepada pembeli akhir.
  • Keuntungan lainnya

Macam-macam saluran distribusi barang konsumen :
  1. Produsen – konsumen
  2. Produsen-pengecer-konsumen
  3. Produsen-pedagang besar-pengecer-konsumen
  4. Produsen-agen-pengecer-konsumen
  5. Produsen-agen-pedagang besar-pengecer-konsumen

Macam-macam saluran distribusi barang industrial :
  1. Produsen-pemakai industrial
  2. Produsen-distributor industrial-pemakai industrial
  3. Produsen-agen-pemakai industrial
  4. Produsen-agen-distributor industrial-pemakai industrial

Faktor yang mempengaruhi pemilihan saluran:
  1. Pertimbangan pasar; (konsumen atau pasar industrial, jumlah pembeli potensial, konsentrasi pasar secara geografis, jumlah pesanan, kebiasaan dalam pembelian)
  2. Pertimbangan barang; (nilai unit, besar dan berat barang, mudah rusaknya barang, sifat teknis, barang standar dan pesanan, luasnya lini produk)
  3. Pertimbangan perusahaan; (sumber pembiayaan, pengalaman dan kemampuan manajemen, pengawasan saluran, pelayanan yang diberikan.
  4. Pertimbangan perantara; (pelayanan, kegunaan perantara, saluran perantara terhadap kebijakan produsen, volume penjualan, ongkos.

Strategi Promosi dan Periklanan
Variabel Bauran Promosi:
  1. Periklanan
  2. Penjualan tatap muka
  3. Promosi penjualan
  4. Hubungan masyarakat
  5. Publisitas
  6. Pemasaran langsung
  7. Event dan pengalaman

Iklan
Adalah sarana promosi yang digunakan oleh perusahaan guna menginformasikan, menarik, dan mempengaruhi calon konsumennya. Penggunaan promosi dengan iklan dapat dilakukan dengan berbagai media seperti lewat:
  1. Pemasangan billboard di jalan-jalan strategis.
  2. Pencetakan brosur baik disebarkan disetiap cabang atau pusat-pusat perbelanjaan.
  3. Pemasangan iklan melalui koran
  4. Pemasangan iklan melalui majalah
  5. Pemasangan iklan melalui televisi
  6. Pemasangan iklan melalui radio

Faktor yang perlu diperhatikan dalam pemilihan media iklan:
  1. Produk yang diiklankan
  2. Sistem distribusi produknya
  3. Editorial
  4. Kemampuan teknis media
  5. Strategi periklanan saingan 
  6. Sasaran yang dapat dicapai
  7. Karakteristik media
  8. biaya


Sumber:
  • Kotler Phillip, Kevin Lane Keller. 2009. Manajemen Pemasaran Jilid 1 dan 2 Edisi 13. Jakarta: Erlangga
  • Tjiptono, Fandy. 2010. Strategi Pemasaran Edisi 3.  Yogjakarta: Andi
  • Kasmir & Jakfar. 2017. Studi Kelayakan Bisnis edisi revisi. Jakarta: Prenadamedia Group  


Comments

Popular posts from this blog

Studi Kelayakan Bisnis : Materi Aspek Teknik/Operasi

ASPEK TEKNIK OPERASI
Aspek teknik operasi juga dikenal sebagai aspek produksi. Aspek ini sangatlah penting dilakukan sebelum suatu usaha dijalankan. Penentuan kelayakan teknis/operasi perusahaan menyangkut hal-hal yang berkaitan dengan teknis/operasi, sehingga apabila tidak dianalisis dengan baik, maka akan berakibat fatal bagi perusahaan dalam perjalanannya dikemudian hari. Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam aspek ini adalah masalah penentuan lokasi, luas produksi, tata letak (layout), penyusunan peralatan pabrik, dan proses produksinya termasuk pemilihan teknologi. Kelengkapan kajian aspek operasi sangat tergantung dari jenis usaha yang akan dijalankan, karena setiap jenis usaha yag akan dijalankan, karena jenis usaha memiliki prioritas tersendiri.
Tujuan Aspek Teknis Operasi
Secara umum ada beberapa hal yang hendak dicapai dalam penilaian aspek teknis/operasi yaitu:
Agar perusahaan dapat menentukan lokasi yang tepat, baik untuk lokasi pabrik, gudang, cabang, maupun kantor p…

Studi Kelayakan Bisnis : Materi Aspek Keuangan

ASPEK KEUANGAN Investasi yang dilakukan dalam berbagai bidang bisnis (usaha), sudah barang tentu memerlukan sejumlah modal (uang), disamping keahlian lainnya. Modal yang digunakan untuk membiayai suatu bisnis, mulai dari biaya prainvestasi, biaya investasi dalam aktiva tetap, hingga modal kerja. Untuk pertama kali modal digunakan untuk membiayai biaya prainvestasi, seperti pengurusan izin-izin dan pembuatan studi usaha. Kemudian selanjutnya yang harus dikeluarkan adalah untuk pembelian aktiva tetap seperti pembelian tanah, pendirian bangunan atau gedung, pembelian mesin-mesin, dan aktiva tetap lainnya. Untuk memenuhi kebutuhan investasi, modal dapat dicari dari berbagai sumber dana yang ada, baik bersumber dari modal sendiri atau modal pinjaman.  Secara keseluruhan penilaian dalam aspek keuangan meliputi hal-hal seperti: Sumber-sumber dana yang akan diperolehKebutuhan biaya investasiEstimasi pendapatan dan biaya investasi selama beberapa periode termasuk jenis-jenis dan jumlah biaya y…

Studi Kelayakan Bisnis : Materi Analisis Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL)

Pengertian AMDAL Analisis dampak lingkungan hidup (AMDAL) adalah studi yang dilakukan sebelum suatu proyek dijalankan, untuk mempelajari dampak lingkungan yang bakal timbul, baik dampak sekarang maupun mendatang. Selain untuk mengetahui dampak yang akan timbul studi ini juga mencarikan jalan keluar untuk mengatasi dampak tersebut. Arti lain analisis dampak lingkungan hidup adalah teknik untuk menganalisis apakah proyek yang akan dijalankan akan mencemarkan lingkungan atau tidak dan jika ya, maka diberikan jalan alternatif pencegahannya. Perlunya dilakukan studi AMDAL sebelum usaha dilakukan mengingat kegiatan-kegiatan investasi pada umumnya akan mengubah lingkungan hidup. Oleh karena itu menjadi penting untuk memperhatikan komponen-komponen lingkungan hidup sebelum investasi dilakukan. 
Adapun komponen lingkungan hidup yang harus dipertahankan dan dijaga serta dilestarikan fungsinya antara lain:
Hutan lindung, hutan konservasiSumber daya manusiaKeanekaragaman hayatiKualitas udaraWaris…