Skip to main content

Studi Kelayakan Bisnis : Materi Aspek Ekonomi Sosial

Pengantar Ilmu Ekonomi : Materi Pendahuluan


Ilmu Ekonomi berperan untuk memberikan kerangka dasar berpikir kepada mahasiswa Ekonomi agar dapat memahami secara utuh dan terpadu antara pendekatan riil (manajemen) dengan pendekatan ekonomi, baik mikro maupun makro. Materi-materi yang diberikan meliputi pengertian dan fungsi ekonomi, peran pemerintah dalam bidang ekonomi, produksi dan pendapatan nasional, uang dan lembaga keuangan, Bank Indonesia, kebijakan moneter dan fiskal, nilai tukar, pengangguran dan inflasi, penawaran dan permintaan, konsep elastisitas, ongkos, titik ompas,marginal revenue/cost, struktur pasar, perdagangan luar negeri, sistem ekonomi negara.

Sejarah Perkembangan Ilmu Ekonomi
  • Ilmu Ekonomi sebagai Ilmu Sosial berhubungan erat dengan tingkah laku manusia. (Interaksi antara: pedagang/pengusaha, konsumen, investors, pemerintah).
  • Ilmu Ekonomi telah dipelajari sejak 350 s.m  zaman Aristoteles.
  • Pendapat-pendapat ilmu ekonomi dikemukakan sarjana terdahulu seperti :
  1. Prancois Quesnay 1765, dalam bukunya ”tabluau economique”
  2. Colbert  1774, yang terkenal merkantilismenya yang menganggap perdagangan adalah unsur pokok perekonomian masyarakat.
  3. Adam Smith 1776, yang terkenal dgn bukunya “An Inquiry into the Nature and Causes of the wealth of nation”.
  4. J.M. Keyness 1936, bukunya “ The General Theory of Employment, Interest and Money”

Pengertian Ilmu Ekonomi

  • Paul A Samuelson: Kajian mengenai bagaimana masyarakat memilih untuk menggunakan sumber daya produksi yang langka diantara berbagai alternative kegunaannya, untuk memproduksi berbagai jenis komoditi, dan mendistribusikannya diantara berbagai kelompok.
  • Wonnacott: “Ilmu Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari bagaimana masyarakat dapat memenuhi kebutuhan hidupnya”.
  • Albert L. Meyers: “Ilmu yang mempelajari kebutuhan-kebutuhan manusia dan kepuasan kebutuhan-kebutuhan tersebut”.
  • George Leland Bach: “Ilmu yang mempelajari bagaimana memprodusir/membuat barang-barang dan jasa-jasa yang diinginkan dan kemudian mendistribusikannya di antara anggota masyarakat

Semua definisi tersebut pada dasarnya  memiliki pengertian yang cenderung sama. Dalam definisi ilmu ekonomi terkandung pengertian bahwa :
  1. Ilmu tentang bagaimana cara manusia memenuhi kebutuhan.
  2. Ilmu ekonomi adalah ilmu tentang pilihan (science of choices).
  3. Ilmu tentang cara pengalokasian sumber daya yang terbatas (scarcity ).

Masalah-masalah ekonomi
Ilmu ekonomi hanyalah alat untuk memahami dan meganalisis keadaan yang dihadapi. Karena realitasnya begitu kompleks, maka perlu penyederhanaan. Dalam ilmu ekonomi penyederhanaan itu terlihat dari penyederhanaan masalah-masalah yang dihadapi.
  1. Barang apa yang harus diproduksi
  2. Bagaimana cara memproduksinya
  3. Untuk siapa diproduksi

Macam kegiatan ekonomi
  1. Kegiatan Produksi
  2. Kegiatan Distribusi
  3. Kegiatan Konsumsi

Apa itu Faktor Produksi?

  1. Labour (tenaga kerja) bukan sekedar jumlah orang, juga termasuk waktu manusia yang digunakan untuk bekerja, atau untuk proses produksi, dengan segala keragaman keahlian mereka.
  2. Land (lahan) bukan hanya sekedar sebidang tanah, mencakup juga hal-hal yang terkandung di dalamnya dan di atasnya yang menyebabkan manusia dapat memproduksi sesuatu dengan menggunakan semua yang ada di alam (termasuk biji logam, minyak mentah, kesuburan tanah, dan bahan baku lainnya)
  3. Capital (modal) sebagai sarana produksi (bangunan, mesin, kendaraan angkutan, peralatan pertukangan, dllnya)

 Apa yang diproduksi ?

  1. Barang adalah benda-benda yang berwujud, yang digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya atau untuk menghasilkan benda lain yang akan memenuhi kebutuhan masyarakat.
  2. Jasa tidak dapat digolongkan sebagai suatu barang, karena tidak berwujud, tetapi dapat memberikan kepuasan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.


Mengapa kita mempelajari ilmu ekonomi ?
  • Manusia mempunyai berbagai macam kebutuhan (barang dan jasa).
  • Barang dan jasa mempunyai sifat kegunaan (utility) dan kelangkaan (scarcity).
  • Memperbaiki cara berpikir yang membantu dalam pengambilan keputusan.
  • Membantu memahami masyarakat
  • Membantu memahami masalah-masalah internasional (global)
  • Bermanfaat dalam membangun masyarakat demokrasi

Ruang Lingkup Ilmu Ekonomi (Mikro dan Makro)

  1. Pengertian Ekonomi Mikro: Mengupas ilmu ekonomi dari sudut pandang ‘kepentingan unit-unit ekonomi terkecil’ misalnya membahas; perilaku rumah tangga konsumen, produsen, dan perilaku pasar secara keseluruhan
  2. Pengertian Ekonomi Makro: Mengupas perilaku perekonomian sebagai suatu “keseluruhan” (agregat) dan mengabaikan masalah-masalah yang dihadapi oleh unit-unit individu.

Perbedaan Mikro dan Makro

Ekonomi Mikro
  1. Analisis bersifat bagian-bagian/ unit-unit terkecil.
  2. Titik berat analisis; cara mewujudkan efisiensi, dan cara mencapai kepuasan
  3. Cakupan permasalahan; teori produksi, teori konsumsi, teori distribusi, perilaku konsumen, perilaku produsen, struktur pasar, biaya produksi, elastisitas, dll.

Ekonomi Makro
  1. Analisis bersifat menyeluruh (agregat)
  2. Titik berat analisis: faktor yang menentukan tingkat kegiatan ekonomi suatu negara, masalah-masalah utama perekonomian, peran pemerintah mengatasi masalah ekonomi
  3. Cakupan permasalahan: pendapatan nasional, pertumbuhan ekonomi, inflasi, kebijakan ekonomi pemerintah, neraca pembayaran, pengangguran, pendapatan per kapita, dll.

Analisis ekonomi mikro dan makro

  1. analisis mikroekonomi; meliputi bagian-bagian kecil dari keseluruhan perekonomian. (kegiatan seorang konsumen, kegiatan suatu perusahaan.
  2. analisis makroekonomi; meliputi bagian yang lebih global, lebih menyeluruh sifatnya. (tindakan konsumen secara keseluruhan, kegiatan pengusaha keseluruhan, dan perubahan-perubahan keseluruhan kegiatan ekonomi. 


Sumber
  • N. Gregory Mankiw. 2007. Makroekonomi terjemahan edisi 6, Jakarta : Erlangga
  • Pranata Raharja dan Mandala Manurung. 2008. Pengantar Ilmu Ekonomi edisi ketiga. Jakarta : LPFE UI
  • Sadono sukirno. 2012. Pengantar teori ekonomi makro Edisi ke 3. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada




Comments

Popular posts from this blog

Studi Kelayakan Bisnis : Materi Aspek Teknik/Operasi

ASPEK TEKNIK OPERASI
Aspek teknik operasi juga dikenal sebagai aspek produksi. Aspek ini sangatlah penting dilakukan sebelum suatu usaha dijalankan. Penentuan kelayakan teknis/operasi perusahaan menyangkut hal-hal yang berkaitan dengan teknis/operasi, sehingga apabila tidak dianalisis dengan baik, maka akan berakibat fatal bagi perusahaan dalam perjalanannya dikemudian hari. Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam aspek ini adalah masalah penentuan lokasi, luas produksi, tata letak (layout), penyusunan peralatan pabrik, dan proses produksinya termasuk pemilihan teknologi. Kelengkapan kajian aspek operasi sangat tergantung dari jenis usaha yang akan dijalankan, karena setiap jenis usaha yag akan dijalankan, karena jenis usaha memiliki prioritas tersendiri.
Tujuan Aspek Teknis Operasi
Secara umum ada beberapa hal yang hendak dicapai dalam penilaian aspek teknis/operasi yaitu:
Agar perusahaan dapat menentukan lokasi yang tepat, baik untuk lokasi pabrik, gudang, cabang, maupun kantor p…

Studi Kelayakan Bisnis : Materi Aspek Keuangan

ASPEK KEUANGAN Investasi yang dilakukan dalam berbagai bidang bisnis (usaha), sudah barang tentu memerlukan sejumlah modal (uang), disamping keahlian lainnya. Modal yang digunakan untuk membiayai suatu bisnis, mulai dari biaya prainvestasi, biaya investasi dalam aktiva tetap, hingga modal kerja. Untuk pertama kali modal digunakan untuk membiayai biaya prainvestasi, seperti pengurusan izin-izin dan pembuatan studi usaha. Kemudian selanjutnya yang harus dikeluarkan adalah untuk pembelian aktiva tetap seperti pembelian tanah, pendirian bangunan atau gedung, pembelian mesin-mesin, dan aktiva tetap lainnya. Untuk memenuhi kebutuhan investasi, modal dapat dicari dari berbagai sumber dana yang ada, baik bersumber dari modal sendiri atau modal pinjaman.  Secara keseluruhan penilaian dalam aspek keuangan meliputi hal-hal seperti: Sumber-sumber dana yang akan diperolehKebutuhan biaya investasiEstimasi pendapatan dan biaya investasi selama beberapa periode termasuk jenis-jenis dan jumlah biaya y…

Studi Kelayakan Bisnis : Materi Analisis Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL)

Pengertian AMDAL Analisis dampak lingkungan hidup (AMDAL) adalah studi yang dilakukan sebelum suatu proyek dijalankan, untuk mempelajari dampak lingkungan yang bakal timbul, baik dampak sekarang maupun mendatang. Selain untuk mengetahui dampak yang akan timbul studi ini juga mencarikan jalan keluar untuk mengatasi dampak tersebut. Arti lain analisis dampak lingkungan hidup adalah teknik untuk menganalisis apakah proyek yang akan dijalankan akan mencemarkan lingkungan atau tidak dan jika ya, maka diberikan jalan alternatif pencegahannya. Perlunya dilakukan studi AMDAL sebelum usaha dilakukan mengingat kegiatan-kegiatan investasi pada umumnya akan mengubah lingkungan hidup. Oleh karena itu menjadi penting untuk memperhatikan komponen-komponen lingkungan hidup sebelum investasi dilakukan. 
Adapun komponen lingkungan hidup yang harus dipertahankan dan dijaga serta dilestarikan fungsinya antara lain:
Hutan lindung, hutan konservasiSumber daya manusiaKeanekaragaman hayatiKualitas udaraWaris…