Skip to main content

Studi Kelayakan Bisnis : Materi Aspek Ekonomi Sosial

Studi Kelayakan Bisnis : Materi Manajemen dan Organisasi

Aspek manajemen merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari beberapa apek kajian dalam sebuah laporan studi kelayakan bisnis. Keberhasilan suatu proyek atau kegiatan yang telah dinyatakan feasible untuk dikembangkan, sangat dipengaruhi oleh peranan manajemen dalam pencapaian tujuan proyek atau kegiatan. Aspek manajemen dalam studi kelayakan bisnis menyangkut fungsi-fungsi manajemen secara umum atau makro, yang meliputi fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan (POAC). Perencanaan ialah proses menentukan arah yang akan ditempuh dan  kegiatan-kegiatan yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan, selanjutnya pengorganisasian ialah proses mengelompokan kegiatan-Kegiatan atau pekerjaan-pekerjaan dalam unit-unit, sementara pelaksanaan merupakan proses untuk menjalankan kegiatan atau pekerjaan dalam organisasi, adapun pengawasan dapat diartikan sebagai suatu proses untuk mengukur dan menilai pelaksanaan tugas apakah telah sesuai dengan rencana.

Manajemen proyek

Adalah sistem untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi pembangunan proyek dengan efisien. Pembangunan proyek harus dapat menyusun rencana pelaksanaan proyek dengan mengoordinasikan berbagai aktivitas atau kegiatan proyek dan penggunaaqn sumber daya agar secara fisik proyek dapat diselesaikan tepat waktu. Mengawasi atau mengendalikan proyek merupakan hal yang penting untuk menjaga agar proyek selesai tepat waktunya. Pengawasan juga berarti menyimpulkan umpan balik untuk memperbaiki rencana proyek dan memindahkan sumber daya ke tempat di mana  yang paling dibutuhkan.

Unsur-unsur proyek
  • Menetapkan Tujuan
  • Mendefinisikan proyek
  • Mencantumkan langkah utama untuk dilakukan
  • Jadwal waktu untuk penyelesaian
  • Analisis biaya / manfaat
  • Uraian mengenai sumber daya yang dibutuhkan untuk melaksanakan proyek
Tujuan penjadwalan proyek
  • Menggambarkan hubungan dari setiap aktivitas dari keseluruhan proyek.
  • Mengidentifikasi hubungan yang harus didahulukan antara aktivtas–aktivitas yang ada
  • Memperkirakan waktu, biaya yang realistis untuk setiap aktivitas.
  • Membantu penggunaan SDM, sumber daya modal dan sumber daya peralatan yang lebih baik.
  • Memperbaiki dan memperbarui rencana atau jadwal semula

Manajemen sumber daya manusia
Manajemen sumber daya manusia merupakan suatu konsep yang bertalian dengan kebijaksanaan, prosedur, dan praktik bagaimana mengelola, mengatur orang dalam perusahaan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Beberapa istilah dalam aspek manjemen sumber daya manusia diantaranya;
  • Pengadaan tenaga kerja (procurement) merupakan upaya untuk memperoleh jumlah dan jenis tenaga kerja yang tepat untuk memenuhi kebutuhan organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.
  • Penarikan (recruitment) adalah upaya mencari calon karyawan yang memenuhi syarat tertentu sehingga dari mereka perusahaan dapat memilih orang-orang yang paling tepat untuk mengisi lowongan yang ada. Kompensasi adalah penghargaan atau imbalan yang diterima para tenaga kerja atau karyawan atas kontribusinya dalam mewujudkan tujuan perusahaan.
  • Pengembangan karir merupakan gabungan dari peningkatan-peningkatan pribadi yang dilakukan seseorang dan perencanaan sumber daya manusia di dalam organisasi atau perusahaan.
  • Integrasi merupakan fungsi operatif dari manajemen sumber daya manusia yang berkaitan dengan penyesuaian keinginan karyawan dengan organisasi.
  • Pemeliharaan pihak maajemen harus berupaya memelihara karyawannya dengan berbagai upaya nyata agar mereka tetap betah dan merasa dihargai dalam organisasi.
  • Pemutusan hubungan kerja bisa disebabkan oleh berbagai alasan atau sebab yang alamiah seperti tibanya masa pensiun, pengunduran diri, dan pemecatan karena kesalahan.

Analisis Jabatan 

Merupakan suatu proses untuk mempelajari dan mengumpulkan berbagai informasi yang berhubungan dengan suatu jabatan. Untuk itu kita perlu mengetahui pekerjaan-pekerjaan apa saja yang harus dikerjakan, bagaimana mengerjakannya, dan mengapa pekerjaan itu harus dikerjakan. Jadi, dengan kata lain analisis jabatan dapat diartikan suatu proses yang sistematis untuk mengumpulkan, menganalisis, dan menyintesiskan data jabatan.

Uraian jabatan memuat hal-hal sebagai berikut:
  1. Identitas jabatan
  2. Fungsi jabatan
  3. Uraian tugas
  4. Wewenang 
  5. Tanggung jawab
  6. Hubungan kerja
  7. Bahan,alat dan mesin yang digunakan
  8. Kondisi kerja

Persyaratan jabatan memuat antara lain;
  1. Persyaratan pendidikan
  2. Persyaratan pelatihan
  3. Persyaratan pengalaman
  4. Persyarata psikologi
  5. Persyaratan khusus

ORGANISASI 

secara statis organisasi dapat diartikan suatu wadah atau tempat kerja sama untuk melakukan tugas sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Organisasi secara dinamis diartikan sebagai suatu proses kerja sama antara dua orang atau lebih dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Organisasi formal menurut klasik adalah sistem kegiatan yang terkoordinasi dari sekelompok orang yang bekerjasama untuk mencapai tujuan dibawah kekuasaan dan kepemimpinan. Organisasi formal ini merupakan organisasi yang dengan sengaja direncanakan dan strukturnya dengan secara tegas disusun.

Desain struktur organisasi formal
  • Strategi organisasi, strategi yang dilaksanakan perusahaan akan berpengaruh terhadap desain organisasi. Perubahan-perubahan strategi organisasi mengakibatkan perubahan-perubahan desain organisasional.
  • Lingkungan, pengaruh faktor lingkungan pada desain organisasi dapat dibedakan dalam tiga tipe lingkungan, yakni lingkungan stabil yaitu lingkungan dengan sedikit atau tanpa perubahan. Lingkungan berubah yaitu lingkungan dimana inovasi mungkin terjadi dalam setiap atau semua bidang produk, pasar, hukum dan bidang teknologi. Sementara lingkungan bergejolak yaitu dimana perubahan dengan sangat cepat terjadi, datang pesaing dengan produk dan tak terduga masuk pasar, hukum sering diganti, kemajuan teknologi secara drastis.
  • Teknologi, Semakin kompleks teknologi semakin besar jumlah manajer dan tingkatan manajemen. Teknologi yang kompleks memerlukan derajat supervisi dan koordinasi yang lebih besar.
  • Orang-orang yang terlibat dalam organisasi; pengalaman, sikap dan peranan para anggota organisasi juga berhubungan dengan struktur organisasi. Orang disini diartikan sebagai manajer dan karyawan pada umumnya. Para manajer, terutama manajer puncak mempengaruhi pemilihan strategi melalui preferensi mereka, selanjutnya pemilihan strategi ini akan mempengaruhi tipe struktur yang digunakan dalam organisasi. Karyawan yang berpendidikan tinggi mempunyai banyak alternatif menarik diluar dan menyenangi bekerja diorganisasi dengan struktur organik, dan sebaliknya.

Elemen-elemen umum dalam organisasi
  1. The operating core: para pegawai yang melaksanakan pekerjaan dasar yang berhubungan dengan produksi barang dan jasa.
  2. The stategic apex: manajer tingkat puncak yang diberi tanggung jawab keseluruhan untuk organisasi 
  3. The middle line: para manajer yang menjadi penghubung operating core dengan strategic apex
  4. The technostructre: para analisis yang memiliki tanggung jawab untuk melaksanaka bentu standarisasi tertentu dalam organisasi.
  5. The support staff : orang-orang yang mengisi staf, yang memberi jasa pendukung tidak langsung kepada organisasi.

Bentuk-bentuk organisasi
Dalam prakteknya bentuk organisasi disesuaikan dengan bidang usaha yang dijalankan. Kemudian juga disesuaikan dengan kebutuhan organisasi itu sendiri. Berikut ini beberapa jenis bentuk organisasi yang umum:

Bentuk organisasi yang ditinjau dari jumlah pimpinan puncak dapat dibedakan:
  • Organisasi yang memiliki pimpinan puncak satu orang. Contohnya, pada perusahaan  perseorangan.
  • Organisasi yang mempunyai pimpinan puncak lebih satu orang atau dewan. Contohnya, pada  perseroan terbatas atau firma.

Bentuk organisasi berdasarkan hubungan-hubungan wewenangnya. Wewenang masing-masing baik lini, staf maupun fungsional sebagai berikut:
  • Wewenang lini ialah wewenang yang menimbulkan tanggung jawab atas tercapainya tujuan-tujuan perusahaan.
  • Wewenang staf ialah wewnang yang membantu agar orang yang mempunyai wewnang lini bekerja secara efektif dalam mencapai tujuan-tujuan perusahaan.
  • Wewenang fungsional ialah wewenang yang diberikan kepada seseorang atau departemen untuk dapat mengambil keputusan mengenai hal-hal yang berada di departemen yang lain.



Sumber:
Kasmir & Jakfar. 2017. Studi Kelayakan Bisnis edisi revisi. Jakarta: Prenadamedia Group  


Comments

Popular posts from this blog

Studi Kelayakan Bisnis : Materi Aspek Teknik/Operasi

ASPEK TEKNIK OPERASI
Aspek teknik operasi juga dikenal sebagai aspek produksi. Aspek ini sangatlah penting dilakukan sebelum suatu usaha dijalankan. Penentuan kelayakan teknis/operasi perusahaan menyangkut hal-hal yang berkaitan dengan teknis/operasi, sehingga apabila tidak dianalisis dengan baik, maka akan berakibat fatal bagi perusahaan dalam perjalanannya dikemudian hari. Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam aspek ini adalah masalah penentuan lokasi, luas produksi, tata letak (layout), penyusunan peralatan pabrik, dan proses produksinya termasuk pemilihan teknologi. Kelengkapan kajian aspek operasi sangat tergantung dari jenis usaha yang akan dijalankan, karena setiap jenis usaha yag akan dijalankan, karena jenis usaha memiliki prioritas tersendiri.
Tujuan Aspek Teknis Operasi
Secara umum ada beberapa hal yang hendak dicapai dalam penilaian aspek teknis/operasi yaitu:
Agar perusahaan dapat menentukan lokasi yang tepat, baik untuk lokasi pabrik, gudang, cabang, maupun kantor p…

Studi Kelayakan Bisnis : Materi Aspek Keuangan

ASPEK KEUANGAN Investasi yang dilakukan dalam berbagai bidang bisnis (usaha), sudah barang tentu memerlukan sejumlah modal (uang), disamping keahlian lainnya. Modal yang digunakan untuk membiayai suatu bisnis, mulai dari biaya prainvestasi, biaya investasi dalam aktiva tetap, hingga modal kerja. Untuk pertama kali modal digunakan untuk membiayai biaya prainvestasi, seperti pengurusan izin-izin dan pembuatan studi usaha. Kemudian selanjutnya yang harus dikeluarkan adalah untuk pembelian aktiva tetap seperti pembelian tanah, pendirian bangunan atau gedung, pembelian mesin-mesin, dan aktiva tetap lainnya. Untuk memenuhi kebutuhan investasi, modal dapat dicari dari berbagai sumber dana yang ada, baik bersumber dari modal sendiri atau modal pinjaman.  Secara keseluruhan penilaian dalam aspek keuangan meliputi hal-hal seperti: Sumber-sumber dana yang akan diperolehKebutuhan biaya investasiEstimasi pendapatan dan biaya investasi selama beberapa periode termasuk jenis-jenis dan jumlah biaya y…

Studi Kelayakan Bisnis : Materi Analisis Dampak Lingkungan Hidup (AMDAL)

Pengertian AMDAL Analisis dampak lingkungan hidup (AMDAL) adalah studi yang dilakukan sebelum suatu proyek dijalankan, untuk mempelajari dampak lingkungan yang bakal timbul, baik dampak sekarang maupun mendatang. Selain untuk mengetahui dampak yang akan timbul studi ini juga mencarikan jalan keluar untuk mengatasi dampak tersebut. Arti lain analisis dampak lingkungan hidup adalah teknik untuk menganalisis apakah proyek yang akan dijalankan akan mencemarkan lingkungan atau tidak dan jika ya, maka diberikan jalan alternatif pencegahannya. Perlunya dilakukan studi AMDAL sebelum usaha dilakukan mengingat kegiatan-kegiatan investasi pada umumnya akan mengubah lingkungan hidup. Oleh karena itu menjadi penting untuk memperhatikan komponen-komponen lingkungan hidup sebelum investasi dilakukan. 
Adapun komponen lingkungan hidup yang harus dipertahankan dan dijaga serta dilestarikan fungsinya antara lain:
Hutan lindung, hutan konservasiSumber daya manusiaKeanekaragaman hayatiKualitas udaraWaris…